Mekanisme Penanggulangan Keluarga dan Status Stunting pada Anak Balita di Puskesmas Rowokele

Family Coping Mechanisms and Stunting Status among Children Under Five in the Working Area of Rowokele Primary Health Center

Authors

  • Yuli Susilowati Program Keperawatan Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia
  • Sulton Nur Ali Program Keperawatan Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia
  • Putra Agina Widyaswara Suwaryo Program Keperawatan Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54004/join.v5i1.445

Keywords:

family coping mechanisms, stunting, children under five, family nursing

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain faktor gizi dan sosial ekonomi, mekanisme koping keluarga diduga berperan dalam pencegahan stunting

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara mekanisme koping keluarga dan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rowokele, Kabupaten Kebumen

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik cross-sectional. Variabel independen adalah mekanisme koping keluarga dan variabel dependen adalah kejadian stunting pada balita. Populasi penelitian berjumlah 256 keluarga dengan sampel 71 responden yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan pada Desember 2024 menggunakan kuesioner Family Crisis Oriented Personal Evaluation Scales (F-COPES). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05..

Hasil: Sebagian besar keluarga memiliki mekanisme koping adaptif dengan dimensi tertinggi pada dukungan sosial. Terdapat hubungan signifikan antara mekanisme koping keluarga dan kejadian stunting (χ² = 9,902; p < 0,003). Koping maladaptif meningkatkan risiko stunting (OR = 0,167; 95% CI = 0,048–0,584).

Kesimpulan: Mekanisme koping keluarga berhubungan dengan kejadian stunting pada balita.

References

Adisa, M.P., Larasati, T.A. and Nafisah, A. (2024) “Mekanisme Koping dan Dukungan Keluarga Untuk Mencegah Depresi Pada ANak,” Medical Profession Journal of Lampung, 14(3), pp. 495–501. Available at: https://doi.org/10.53089/medula.v14i3.900.

Amran, R. et al. (2025) “Stunting sebagai Ancaman Kualitas Sumber Daya Manusia: Perspektif Gizi, Lingkungan, dan Sosial,” Scientific Journal, 4(4), pp. 233–240. Available at: https://doi.org/10.56260/sciena.v4i4.234.

Anggriawan, R. et al. (2023) “Community Empowerment Efforts Through Stunting Prevention Counseling for Teenagers Ready to Marry in Gemeksekti Village, Kebumen District,” Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 6(3). Available at: https://doi.org/10.20961/shes.v6i3.82060.

Fahrezi, M. et al. (2020) “Peran Pekerja Sosial Dalam Meningkatkan Kemampuan Coping Stres Masyarakat,” Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(1), pp. 53–60. Available at: https://doi.org/10.24198/focus.v3i1.28730.

Firdaus, F. et al. (2024) “Efektivitas Program Kesehatan Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Prevalensi Stunting di Kabupaten Bima,” JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(3), pp. 366–376. Available at: https://doi.org/10.36418/syntaximperatif.v5i3.418.

Gantini, T., Hendrawan, H. and Barkah, M.R. (2024) “Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Bojong Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut,” AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan), 4(2), pp. 99–107. Available at: https://doi.org/10.32627/agritekh.v4i2.888.

Handayani, B. et al. (2024) Strategi Pencegahan Stunting Berkelanjutan. Ganesha Kreasi Semesta. Available at: https://repository.ganeshakreasisemesta.com/publications/587909/ (Accessed: January 30, 2026).

Hasanah, N. et al. (2025) “Menjelajahi Kesejahteraan Orang Tua: Dukungan & Koping di Balik Disabilitas Fisik Anak,” Journal of Special Education Lectura, 3(1). Available at: https://doi.org/10.31849/3zw1c435.

Heni, S. (2024) “Optimalisasi Mekanisme Koping Ibu Dalam Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Untuk Pencegahan Stunting,” Proceedings of the National Health Scientific Publication Seminar, 3(1), pp. 839–845.

Hidayat, F., Widodo, Y.P. and Aji, G.A. (2021) “Hubungan Tingkat Stress Orangtua Dengan Mekanisme Koping Pada Orangtua Yang Memiliki Anak Tuna Grahita Usia 7-18 Tahun Di SLB N Slawi,” Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal), 12(2), pp. 74–79. Available at: https://doi.org/10.36308/jik.v12i2.306.

Juanda, J., Sartika, R.A.D. and Utari, D. (2022) “Food and Macronutrient Avalaibility Does an Enabling Environment on Stunting Reduction in Selected Asian Region: FAO Food Balance Sheets Data Analysis | Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health),” 8(2). Available at: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1279 (Accessed: January 30, 2026).

Kurniawati, N. and Yulianto, Y. (2022) “Pengaruh Jenis Kelamin Balita, Usia Balita, Status Keluarga Dan Pendapatan Keluarga Terhadap Kejadian Pendek (Stunted) Pada Balita Di Kota Mojokerto,” Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 1(1), pp. 76–92. Available at: https://doi.org/10.56586/pipk.v1i1.192.

Leroy, J.L. and Frongillo, E.A. (2019) “Perspective: What Does Stunting Really Mean? A Critical Review of the Evidence,” Advances in Nutrition, 10(2), pp. 196–204. Available at: https://doi.org/10.1093/advances/nmy101.

Ma’rifah, A., Suryantini, N.P.S. and Mardiyana, R. (2018) “Strategi Koping Orang Tua Terhadap Anak Autis Dan Pola Asuh Orang Tua,” Journal of Health Sciences, 11(2), pp. 196–204. Available at: https://doi.org/10.33086/jhs.v11i2.113.

Nisa, N.L.L., Sutoyo, A. and Muslikah, M. (2025) “Studi Literatur: Peran Spiritualitas dalam Membantu Siswa Mengatasi Stres Akademik | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan,” 8(6). Available at: http://www.jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/7970 (Accessed: January 30, 2026).

Nugraheni, D. et al. (2020) “Asi Eksklusif Dan Asupan Energi Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Usia 6 – 24 Bulan Di Jawa Tengah,” Journal of Nutrition College, 9(2), pp. 106–113. Available at: https://doi.org/10.14710/jnc.v9i2.27126.

Nurlaili, H. and Pertiwi, N.F.A. (2024) “Penguatan Peran Kader Dalam Upaya Percepatan Penurunan Angka Stunting Di Desa Sidoagung, Kebumen,” GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), pp. 219–224. Available at: https://doi.org/10.36082/gemakes.v4i2.1628.

Nuroini, I. et al. (2025) “Konseling Islam Melalui Teknik Reframing Dan Terapi Shalawat Untuk Meningkatkan Self Esteem Pada Pelaku Pencurian Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas Iia,” Syariah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(1), pp. 26–37.

Oktavia, R. (2021) “Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Keluarga Dengan Kejadian Stunting,” Jurnal Medika Hutama, 3(01 Oktober), pp. 1616–1620.

Pandayu, A., H, S.N. and Supriyono, N.D. (2026) “Scoping Review Penelitian Stunting di Indonesia: Tren, Tantangan, dan Arah Penelitian Masa Depan,” Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan, 4(2), pp. 10–18.

Qodrina, H.A. and Sinuraya, R.K. (2021) “Faktor Langsung dan Tidak Langsung Penyebab Stunting di Wilayah Asia: Sebuah Review,” Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES” (Journal of Health Research “Forikes Voice”), 12(4), pp. 361–365. Available at: https://doi.org/10.33846/sf.v12i4.1336.

Rahmawati, R. et al. (2020) “Sosialisasi Pencegahan Stunting Untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia Unggul,” Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 1(2), pp. 79–84. Available at: https://doi.org/10.33474/jp2m.v1i2.6512.

Romadhona, A. et al. (2025) “Pola Asuh yang Mendukung Kesehatan Mental Anak Usia Dini dalam Menghadapi Stres,” Aulad: Journal on Early Childhood, 8(3), pp. 1104–1113. Available at: https://doi.org/10.31004/aulad.v8i3.1154.

Rosy, A., Elmukhsinur, E. and Rusherina, R. (2025) “Family Coping Mechanisms in Response to Stunting Events in Toddlers in the Working Area of Pekanheran Health Center,” JURNAL PROTEKSI KESEHATAN, 14(1), pp. 35–40. Available at: https://doi.org/10.36929/jpk.v14i1.979.

Ruswiyani, E. and Irviana, I. (2024) “Peran Stimulasi Psikososial, Faktor Ibu, dan Asuhan Anak dalam Meningkatkan Perkembangan Anak Stunting: Tinjauan Literatur,” Jurnal Parenting dan Anak, 1(2), pp. 8–8. Available at: https://doi.org/10.47134/jpa.v1i2.313.

Sukresno, P.R., Saleh, M. and Amalia, S. (2025) “Pengaruh Pendapatan Keluarga dan Ketersediaan Infrastruktur Kesehatan Terhadap Prevalensi Stunting yang Dimediasi oleh Perilaku Kesehatan Keluarga di Kota Samarinda,” JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(3), pp. 772–787. Available at: https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i3.750.

Sutiyono, S., Makmun, M. and Kumalasari, N. (2025) “Strategi Pencegahan Stunting Dengan Intervensi Kebijakan Publik Dan Intervensi Gizi: Systematic Literature Review,” Indonesian Journal of Health Community, 6(2), pp. 33–42. Available at: https://doi.org/10.31331/ijheco.v6i2.4196.

Vivin, S. and Daryati, E.I. (2020) “Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Dengan Mekanisme Koping Orang Tua Menghadapi Temper Tantrum,” Carolus Journal of Nursing, 3(1), pp. 1–14. Available at: https://doi.org/10.37480/cjon.v3i1.61.

Published

2026-03-31

How to Cite

Susilowati, Y. ., Ali, S. N. ., & Suwaryo, P. A. W. . (2026). Mekanisme Penanggulangan Keluarga dan Status Stunting pada Anak Balita di Puskesmas Rowokele: Family Coping Mechanisms and Stunting Status among Children Under Five in the Working Area of Rowokele Primary Health Center. Journal of Intan Nursing, 5(1), 16-23. https://doi.org/10.54004/join.v5i1.445