Penguatan Kader Posyandu Dalam Melakukan Deteksi Risiko Tinggi Pada Ibu Hamil
Strengthening Posyandu Cadres in Detecting High-Risk Pregnant Women
DOI:
https://doi.org/10.54004/jpim.v1i2.417Keywords:
Pendidikan Kesehatan, Kader, Diteksi, Resiko Tinggi, Ibu HamilAbstract
Kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi yang dapat mengancam keselamatan ibu dan janin apabila tidak terdeteksi secara dini. Kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat memiliki peran strategis dalam deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader masih menjadi kendala dalam optimalisasi fungsi posyandu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mendeteksi kehamilan risiko tinggi menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Kegiatan dilaksanakan di Desa Sungai Tuan Ulu dengan sasaran 15 kader posyandu. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung penggunaan KSPR. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader tentang deteksi kehamilan risiko tinggi. Sebelum edukasi, sebagian besar kader memiliki tingkat pengetahuan rendah (80%), sedangkan setelah edukasi mayoritas kader berada pada kategori pengetahuan tinggi (66,6%). Penguatan kader posyandu melalui edukasi dan pelatihan penggunaan KSPR efektif meningkatkan pengetahuan kader dalam mendeteksi kehamilan risiko tinggi.
References
Aasbo, G., Staff, A. C., Blix, E., Pay, A. S. D., Waldum, Å., Rivedal, S., & Solbrække, K. N. (2023). Expectations related to home-based telemonitoring of high-risk pregnancies: A qualitative study addressing healthcare providers’ and users’ views in Norway. Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica. https://doi.org/10.1111/aogs.14726
Iqomah, R., & Paramita. (2020). Kejadian Kehamilan Resiko Tinggi Dengan “4 Terlalu” Di Poskesdes Harapan Kita Desa Angsanah Kecamatan Palengaan Kab. Pamekasan. Jurnal Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri, 3(2), 1–6. https://journal.uim.ac.id/index.php/bidadari/article/view/925
Kristiyanasari, Weni. Gizi Ibu Hamil. Yogyakarta Nuha Medika. 2010
Nuraisya, W. (2018). Deteksi Risiko Tinggi Kehamilan Pada Pelayanan ANC Terpadu di Puskesmas Bendo Kabupaten Kediri. Jurnal Kesehatan Andalas, (2). http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/view/808
Ramadhan, K., Maradindo, Y. E., Nurfatimah, N., & Hafid, F. (2021). Kuliah kader sebagai upaya meningkatkan pengetahuan kader posyandu dalam pencegahan stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(4), 1751–1759. Retrieved from
http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/5057
Restanty, D. A., & Purwaningrum, Y. (2020). Upaya Peningkatan Kualitas Kader Dalam Rangka Penjaringan Ibu Hamil Resiko Tinggi Dan Sistem Pelaporan Ke Tenaga Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarsengon Kabupaten Jember. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 1(2),56. https://doi.org/10.32807/jpms.v1i2.480
Sofian, Amru. 2011. Rustam Mochtar Sinopsis Opstetri : Obstetri Operatif, Obstetri Sosial,Edisi 3 Jilid 2. EGC. Jakarta
Yuniarti, F., Ratnawati, L., & Ivantarina, D. (2022). Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi Melalui Edukasi dan Skrining Pada Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid 19(Vol.3,Issue1).https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/290
Published
How to Cite
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











